Bagi para pengunjung situs HW Klaten yang mengalami kendala dalam download artikel, ebook, musik, dan lain sebagainya menyangkut password, dll silahkan email ke kami : gkhwklaten@gmail.com , Terimakasih Salam HW !!!
Tampilkan postingan dengan label Artikel Pandu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Pandu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 September 2011

Pesan, Nasehat dan Wasiat KH. Ahmad Dahlan

KH. Ahmad Dahlan adalah Pendiri Organisasi Muhammadiyah dan Hizbul Wathan. Selain tokoh masyarakat beliau adalah tokoh nasional. Atas jasa-jasa KH. Ahmad Dahlan dalam membangkitkan kesadaran bangsa Indonesia melalui pembaharuan Islam dan pendidikan, maka Pemerintah Republik Indonesia menetapkannya sebagai Pahlawan Nasional dengan surat Keputusan Presiden no. 657 tahun 1961. Kisah hidup dan perjuangan Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadyah diangkat ke layar lebar dengan judul Sang Pencerah. Tidak hanya menceritakan tentang sejarah kisah Ahmad Dahlan, film ini juga bercerita tentang perjuangan dan semangat patriotisme anak muda dalam merepresentasikan pemikiran-pemikirannya yang dianggap bertentangan dengan pemahaman agama dan budaya pada masa itu, dengan latar belakang suasana Kebangkitan Nasional. Berikut adalah beberapa Pesan, Nasehat dan Wasiat KH. Ahmad Dahlan :



Tulisan ditulis dengan berbahasa arab yang artinya:

"Hai Dahlan, sungguh di depanmu pasti kau lihat perkara yang lebih besar dan mematikan, mungkin engkau selamat atau sebaliknya akan tewas.
Hai Dahlan, bayangkan kau sedang berada di dunia ini sedirian beserta Allah dan dimukamu ada kematian, pengadilan amal, surga, dan neraka. Coba kau piker, mana yang paling mendekati dirimu selain kematian. Mereka yang menyukai dunia bisa memperoleh dunia walaupun tanpa sekolah. Sementara yang sekolah dengan sungguh-sungguh karena mencintai akhirat ternyata tidak pernah naik kelas. Gambaran ini melukiskan orang-orang yang celaka di dunia dan akhirat sebagai akibat dari tidak bisa mengekang hawa-nafsunya. Apakah kau tidak bisa melihat orang-orang yang mempertuhankan hawa nafsu?"


Sumber:
Mulkhan, Munir, Prof. Dr. SU. 2007. Pesan dan Kisah Kiai Ahmad Dahlan dalam Hikmah Muhammadiyah. Yogyakarta: Penerbit Suara Muhammadiyah.


KH. Ahmad Dahlan Berkata:
"Mengapa engkau begitu bersemangat saat mendirikan rumahmu agar cepat selesai, sedangkan gedung untuk keperluan persyarikatan Muhammadiyah tidak engkau perhatikan dan tidak segera diselesaikan?"

Sumber:
Mulkhan, Munir, Prof. Dr. SU. 2007. Pesan dan Kisah Kiai Ahmad Dahlan dalam Hikmah Muhammadiyah. Yogyakarta: Penerbit Suara Muhammadiyah.


"Aku ini sudah tua, berusia lanjut, kekuatanku pun sudah sangat terbatas. Tapi, aku tetap memaksakan diri memenuhi kewajibanku beramal, bekerja, dan berjuang untuk menegakkan dan menjunjung tinggi perintah tuhan. Aku sangat yakin seyakin-yakinnya bahwa memperbaiki urusan yang terlanjur salah dan disalahgunakan atau diselewengkan adalah merupakan kewajiban setiap manusia, terutama kewajiban umat Islam."

Sumber:
Mulkhan, Munir, Prof. Dr. SU. 2007. Pesan dan Kisah Kiai Ahmad Dahlan dalam Hikmah Muhammadiyah. Yogyakarta: Penerbit Suara Muhammadiyah.


"Menjaga dan memelihara Muhammadiyah bukanlah suatu perkara yang mudah. Karena itu aku senantiasa berdoa setiap saat hingga saat-saat terakhir aku akan menghadap kepada Illahi Rabbi. Aku juga berdoa berkat dan keridlaan serta limpahan rahmat karunia Illahi agar Muhammadiyah tetap maju dan bisa memberikan manfaat bagi seluruh ummat manusia sepanjang sejarah dari zaman ke zaman."

Sumber:
Mulkhan, Munir, Prof. Dr. SU. 2007. Pesan dan Kisah Kiai Ahmad Dahlan dalam Hikmah Muhammadiyah. Yogyakarta: Penerbit Suara Muhammadiyah.


"Muhammadiyah pada masa sekarang ini berbeda dengan Muhammadiyah pada masa mendatang. Karena itu hendaklah warga muda-mudi Muhammadiyah hendaklah terus menjalani dan menempuh pendidikan serta menuntut ilmu pengetahuan (dan teknologi) di mana dan ke mana saja. Menjadilah dokter sesudah itu kembalilah kepada Muhammadiyah. Jadilah master, insinyur, dan (propesional) lalu kembalilah kepada Muhammadiyah sesudah itu."

Sumber:
Mulkhan, Munir, Prof. Dr. SU. 2007. Pesan dan Kisah Kiai Ahmad Dahlan dalam Hikmah Muhammadiyah. Yogyakarta: Penerbit Suara Muhammadiyah.


KH. Ahmad Dahlan berkata:
"Mengingat keadaan tubuhku kiranya aku tidak lama lagi akan meninggalkan anak-anakku semua sedangkan aku tidak memiliki harta benda yang bisa kutinggalkan kepadamu. Aku hanya memiliki Muhammadiyah yang akan kuwariskan kepadamu sekalian."

"Karena itu, aku titipkan Muhammadiyah ini kepadamu sekalian dengan penuh harapan agar engkau sekalian mau memelihara dan menjaga Muhammadiyah itu dengan sepenuh hati agar Muhammadiyah bisa terus berkembang selamanya."

Sumber:
Mulkhan, Munir, Prof. Dr. SU. 2007. Pesan dan Kisah Kiai Ahmad Dahlan dalam Hikmah Muhammadiyah. Yogyakarta: Penerbit Suara Muhammadiyah.


"Usaha berjuang dan beramal tersebut aku lakukan dengan mendirikan persyarikatan yang aku beri nama Muhammadiyah. Dengan itu aku berharap kepada seluruh umat yang berjiwa Islam akan selalu tetap mencintai junjungan Nabi Muhammad dengan mengamalkan segala tuntunan dan perintahnya."

Sumber:
Mulkhan, Munir, Prof. Dr. SU. 2007. Pesan dan Kisah Kiai Ahmad Dahlan dalam Hikmah Muhammadiyah. Yogyakarta: Penerbit Suara Muhammadiyah.


Tidak Menduakan Muhammadiyah dengan organisasi lain;
tidak dendam, tidak marah, dan tidak sakit hati jika dicela dan dikritik;
tidak sombang dan tidak berbesar hati jika menerima pujian;
tidak jubria (ujub, kikir, dan ria);
Mengorbankan harta benda, pikiran, dan tenaga dengan hati ikhlas dan murni;
bersungguh hati terhadap pendirian.

Sumber:
Mulkhan, Munir, Prof. Dr. SU. 2007. Pesan dan Kisah Kiai Ahmad Dahlan dalam Hikmah Muhammadiyah. Yogyakarta: Penerbit Suara Muhammadiyah.


Menurut pendapat KH. Ahmad Dahlan, kemunduran umat Islam karena sebagian besar umat Islam terlalu jauh meninggalkan ajaran Islam. Selain itu disebabkan pula oleh kemerosotan akhlak sehingga penuh ketakutan seperti kambing dan tidak lagi memiliki keberanian seperti harimau. KH. Ahmad Dahlan berkata:
"Karena itu, aku terus memperbanyak amal dan berjuang bersama anak-anakku sekalian untuk menegakkan akhlak dan moral yang sudah bengkok. Kusadari bahwa menegakkan akhlak dan moral serta berbagai persoalan Islam yang sudah bengkok memang merupakan tugas berat dan sulit."

Lalu beliau melanjutkan:
"Namun demikian, jika kita terus bekerta dengan rajin disertai kesungguhan, kemauan keras, dan kesadaran tugas yang tinggi, maka insya Allah tuhan akan memberi jalan dan pertolongan-Nya akan segera tiba."

Sumber:
Mulkhan, Munir, Prof. Dr. SU. 2007. Pesan dan Kisah Kiai Ahmad Dahlan dalam Hikmah Muhammadiyah. Yogyakarta: Penerbit Suara Muhammadiyah.


KH. Ahmad Dahlan berkata :
"Hendaklah setiap warga Muhammadiyah jangan tergesa-gesa menyanggupi suatu tugas yang ditetapkan oleh sidang persyarikatan. Telitilah terlebih dahulu keputusan siding yang menetapkan engkau untuk melakukan suatu tugas apakah pemenuhan tugas itu bersamaan dengan tugas yang telah engkau sanggupi sebelumnya. Jika itu terjadi, hendaklah kau permudah memenuhi tugas dalam waktu yang tidak bersamaan dengan tugas lainnya, agar engkau tidak mudah mempermainkan keputusan sidang dengan hanya mengirimkan surat atau memberi tahu ketika mendapati waktu pemenuhan tugas itu bersamaan dengan tugas lainnya yang telah engkau snggupi sebelumnya."

Sumber:
Mulkhan, Munir, Prof. Dr. SU. 2007. Pesan dan Kisah Kiai Ahmad Dahlan dalam Hikmah Muhammadiyah. Yogyakarta: Penerbit Suara Muhammadiyah.


KH. Ahmad Dahlan Berkata:
"Hendaklah engkau tidak gampang melibatkan diri dalam perebutan tanah sehingga bertengkar dan berselisih, apalagi bertengkar dan berselisih di muka pengadilan. Jika itu engkau lakukan, maka Allah akan menjauhkanmu memperoleh rejeki dari tuhan."

Sumber:
Mulkhan, Munir, Prof. Dr. SU. 2007. Pesan dan Kisah Kiai Ahmad Dahlan dalam Hikmah Muhammadiyah. Yogyakarta: Penerbit Suara Muhammadiyah.


Suatu ketika, KH. Ahmad Dahlan bertanya kepada anak-anak muda perempuan Muhammadiyah, "Apakah kamu tidak malu jika auratmu dilihat kaum lelaki?" Anak-anak muda perempuan itu serentak menjawab bahwa mereka akan malu sekali jika hal itu terjadi. Kiai lalu berkata: "jika kau malu, mengapa jika kau sakit lalu pergi ke dokter laki-laki, apalagi ketika hendak melahirkan anak. Jika kau memang benar-benar malu, hendaknya kau terus belajar dan belajar dan jadilah dokter sehingga akan ada dokter perempuan untuk kaum perempuan!"

Sumber:
Mulkhan, Munir, Prof. Dr. SU. 2007. Pesan dan Kisah Kiai Ahmad Dahlan dalam Hikmah Muhammadiyah. Yogyakarta: Penerbit Suara Muhammadiyah.


KH. Ahmad Dahlan Berkata:
"Di masa yang akan datang, anak-anak warga Muhammadiyah tidak hanya akan tersebar di seantero tanah air, tapi akan tersebar ke seluruh dunia. Penyebaran anak-anak muda Muhammadiyah tersebut juga bukan semata-mata karena tugas keilmuan, melainkan juga akibat hubungan perkawinan."

Sumber:
Mulkhan, Munir, Prof. Dr. SU. 2007. Pesan dan Kisah Kiai Ahmad Dahlan dalam Hikmah Muhammadiyah. Yogyakarta: Penerbit Suara Muhammadiyah.


KH. Ahmad Dahlan berkata:
"Jika engkau meminta izin tidak melakukan suatu pekerjaan yang telah ditetapkan oleh suatu keputusan sidang persyarikatan seperti untuk bertabligh, janganlah engkau meminta izin kepadaku, tapi memintalah izin kepada Tuhan dengan mengemukakan alasan-alasan. Beranikah engkau mempertanggungjawabkan tindakanmu itu kepada-Nya?"

"Jika engkau meminta izin tidak memenuhi tugas tersebut karena alasan tidak mampu, maka beruntunglah engkau! Aku akan mengajarkan kepadamu bagaimana memenuhi tugas tersebut. Tapi, jika engkau meminta izin tidak memenuhi tugas tersebut hanya karena sekedar enggan, maka tiadalah orang yang bisa mengatasi seseorang yang memang tidak mau memenuhi tugas. Janganlah persoalan rumah tangga dijadikan halangan memenuhi tugas kemasyarakatan!"

Sumber:
Mulkhan, Munir, Prof. Dr. SU. 2007. Pesan dan Kisah Kiai Ahmad Dahlan dalam Hikmah Muhammadiyah. Yogyakarta: Penerbit Suara Muhammadiyah.


Baca selengkapnya ...

Selasa, 13 September 2011

Pasang Troli Haji

Musim Haji hampir tiba. Beberapa anggota Dewan Sughli untuk mengisi kegiatan di sore hari memasang troli haji (tas haji yang dikeluarkan Departemen Agama dan Garuda Airline). Hal ini di maksudkan agar membantu para jamaah haji lebih mudah membawa perbekalan di Tanah Suci. Tas Haji ada 3 macam yaitu Tas Koper Besar, Tas Tentengan dan Tas Paspor. Tentunya hanya Tas paspor yang tidak dipasang troli karena di pasang di leher. Hehe
Selamat menunaikan Ibadah Haji, Semoga menjadi Haji Mabrur. Amien.
Baca selengkapnya ...

Rabu, 31 Agustus 2011

Penetapan 1 Syawal Indonesia Ditertawakan Negara-negara Islam

Senyum indah dipagi hari. Suasana sejuk menemani matahari keluar dari peraduannya. Kegiatan di pagi hari, sebagai ganti konsumsi koran untuk menimba informasi kami peroleh dari dunia maya, ada judul artikel yang menggelitik di www.voa-islam.com. "Penetapan 1 Syawal Indonesia Ditertawakan Negara-negara Islam". Berikut isi artikel tersebut :  

VOA-ISLAM.COM – Keputusan sidang itsbat Pemerintah RI yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada hari Rabu 31 Agustus 2011, ditertawakan dunia karena nyeleneh dan menyelisihi keputusan negara-negara Arab yang berlebaran hari Selasa 30 Agustus 2011. 

Hal itu diungkapkan oleh H. Djoko Susilo, Dutabesar RI untuk Switzerland dan Liechtenstein. Tanpa bermaksud mempersoalkan hasil sidang itsbat penetepan 1 Syawal 1432 H yang dilakukan Kemenag RI, Djoko mengatakan dirinya kesulitan menjawab pertanyaan dari para koleganya, dutabesar negara-negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI). “Sekarang kita ditertawaakan dunia. Saya susah sekali menjawab pertanyaan teman-teman sejawat dubes negara-negara OKI. Kita kok nyeleneh sendiri (melaksanakan Idul Fitri pada hari Rabu, ed.),” ujar Djoko kepada RMOL, Selasa, (30/8/2011). 

Berbeda dengan Indonesia, hampir semua negara di kawasan Eropa dan Timur Tengah menggelar shalat Idul Fitri pada hari Selasa. Umumnya mereka menggunakan metode hisab atau perhitungan yang diperkuat dengan metode rukyat atau pengamatan kemunculan hilal. Penggabungan kedua metode ini membuat perhitungan mengenai awal bulan Syawal menjadi lebih akurat. Untuk memuaskan si penanya, Djoko mengatakan bahwa penentuan tanggal 1 Syawal itu untuk Indonesia. Adapun masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri diminta taat dan patuh pada keputusan Islamic Center setempat. Djoko khawatir banyak pihak di Indonesia yang terjebak pada pendekatan kuno di masa lalu. Sementara di Eropa, masyarakat umumnya percaya pada kemampuan teknologi. Toh, bukankah manusia sudah sampai ke bulan? 

Mantan anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengingatkan bahwa Islam terkait erat dengan iman, ilmu dan amal. Islam adalah agama yang mengagungkan ilmu pengetahuan sebagai bagian dari keyakinan akan ketauhidan Tuhan Yang Maha Kuasa. “Jadi kalau sekarang sudah ada teknologi tinggi mestinya soal mengintip hilal ya pakai teknologi,” ujarnya lagi. Di masa depan, Djoko berharap agar pemerintah melalui Kementerian Agama bersikap netral dalam penentuan 1 Syawal ini. Posisi pemerintah idealnya, menurut dia, adalah sebagai fasilitator yang tak perlu ikut campur tangan, apalagi memberikan stempel berupa keputusan. “Sebaiknya hal seperti ini biar diurus MUI dan ormas Islam saja tanpa dicampuri birokrat. Ndak bagus kesannya,” pungkas Djoko. 

Sebagaimana diberitakan voa-islam.com sebelumnya, terjadi perbedaan pendapat dalam penetapan 1 Syawal 1432 Hijriyah di tanah air, setelah Pemerintah dalam sidang itsbatnya menganulir hasil rukyat dan memutuskan Idul Fitri 1 Syawal jatuh pada hari Rabu (31/8/2011). Tim rukyat Kementerian Agama (Kemenag) di Pantai Kartini Jepara dan Cakung Jakrta Timur, dalam kesakaian di bawah sumpah, menyatakan sudah melihat hilal pada Senin sore (29/8/2011), yang berarti Selasa sudah masuk 1 Syawal. Hasil pantauan Tim Rukyat itu sesuai dengan pantauan Tim Rukyat di negara-negara Arab. Arab Saudi memastikan Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1432 Hijriah jatuh pada hari Selasa, 30 Agustus 2011, karena pada Senin, (29/8/2011), hilal sudah terlihat. Setelah Arab Saudi mengumumkan jatuhnya 1 Syawal 1432 Hijriah, negara-negara yang lain pun mengikutinya, di antaranya: Mesir, Uni Emirat Arab, dan Qatar. Beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam juga berlebaran Selasa. 

Sebagian umat Islam di tanah air belebaran Selasa karena mengikuti hasil rukyat –baik rukyat lokal maupun global– dan hisab. Kaum Muslimin yang berlebaran hari Selasa ini berbarengan dengan Arab Saudi dan dunia Arab lainnya. Beberapa kalangan yang berlebaran Selasa antara lain: Muhammadiyah, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Jama'ah Anshorut Tauhid (JAT), Front Pembela Islam (FPI), Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Jum'iyat An-Najat, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Pesantren Gontor, dan sebagian warga Nahdlatul Ulama (NU) yang mengakui rukyat. Sementara kalangan yang berlebaran Rabu 31 Agustus 2011 mengikuti keputusan pemerintah, antara lain Nahdlatul Ulama, PERSIS, Ahmadiyah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), dan lain sebagainya. [ahana/rmo] artikel2 yang lain bisa dikunjungi situsnya :) http://www.voa-islam.com
Baca selengkapnya ...

Selasa, 30 Agustus 2011

Negara - Negara yang Sholat Id 30 Agustus 2011

Yogyakarta- Dalam materi yang diberikan wakil ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Oman Faturrahman, beberapa negara yang menetapkan 1 Syawal 1432 H pada tanggal 30 Agustus 2011 telah dapat diprediksi sebelumnya. Dalam perhitungan hisab wujudul hilal yang dianut Muhammadiyah, Negara-negara seperti Malaysia, Thailand, Australia, Arab Saudi, Mesir, sebenarnya hilal telah wujud pada tanggal 29 Agustus 2011, untuk itu apabila menggunakan metode yang tidak jauh dari metode wujudul hilal, maka 1 syawal dipastikam esoknya 30 Agustus 2011. Hanya untuk kasus Arab Saudi ada sedikit perbedaan, pada garis yang membatasi wujudnya hilal, membelah antara kota mekah dan madinah, “Untuk Mekah menurut garis tersebut Hilal sudah wujud, dan sebaliknya untuk kota Madinah Hilal malah belum wujud, dan hal tersebut memang dikarenakan garis bulan tersebut memang tidak berbentuk lurus vertical,” jelasnya.

Berikut beberapa negara yang telah menetapkan 1 Syawal 1432 H pada tanggal 30 Agustus 2011; Arab Saudi, Malaysia, Thailand, Jepang, New York, California, Hawaii, London, Belanda, Mesir, Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, Australia, Yordania, Rusia, Turki, Irlandia, Hong Kong. (Muhammadiyah.Or.Id)
Baca selengkapnya ...

Senin, 29 Agustus 2011

Hari Raya Idul Fitri 2011 (1 Syawal 1432 H)

Gema takbir berkumandang meskipun tidak seserempak tahun lalu. Tahun ini ada yang beda yakni penetapan tanggal 1 syawal 1432 H (Hari Raya Idul Fitri) oleh beberapa ormas dan pemerintah. Tanggal 29 Sore di waktu maghrib banyak yang telah berkumandang takbir, namun setelah beberapa jam kemudian ada keputusan dari pemerintah tersiar melalui televisi, bahwa 1 syawal jatuh pada tanggal 31 Agustus 2011, maka sebagian ada yang berhenti berkumandang dan melaksanakan tarawih, namun masih banyak juga terdengar suara takbir berkumandang disana sini. Namun, dengan adanya perbedaan tersebut. Diharapkan dapat saling menghormati dan menghargai keputusan yang ada.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Fattah Wibisono, di Jakarta, Jumat (26/8/2011), mengungkapkan, Muhammadiyah sudah menentukan, bahwa hari raya Idul Fitri tahun ini akan jatuh pada Selasa nanti. Keputusan itu merupakan hasil perhitungan hisab tim Muhammadiyah. Saat matahari terbenam pada hari ke-29 Ramadhan, atau Senin (29/8/2011), posisi hilal (bulan) ada di atas ufuk dengan ketinggian 1 derajat 55 menit. “Apabila hilal sudah berada di atas ufuk, apakah dapat dilihat secara kasat mata atau tidak, artinya sudah masuk tanggal bulan baru, dalam hal ini 1 Syawal. Perhitungan demikian sudah kami lakukan sejak tahun 1969,” katanya. (www.newoes.com)

Senin, 29 Agustus 2011 Sidang Itsbat Kementerian Agama telah usai. Pemerintah melalui Kemenag menetapkan 1 Syawal 1432 H jatuh pada Rabu 31 Agustus 2011. Keputusan diambil setelah Menteri Agama Suryadharma Ali yang memimpin sidang mendengarkan 12 pandangan ormas Islam yang hadir dalam sidang yang digelar di Kementerian Agama, Jl Lapangan Banteng. Dari 12 ormas yang hadir, hanya Muhammadiyah yang menyatakan 1 Syawal jatuh pada Selasa 30 Agustus 2011. Muhammadiyah meminta izin untuk melaksanakan Lebaran Selasa 30 Agustus 2011 dengan catatan saling menghormati perbedaan sehingga persatuan dan kesatuan umat dan bangsa tetap utuh. (www.detiknews.com)

BANGKAPOS.COM, MEKAH - "Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, La ilaha ilallah huwalallahu akbar, Allahu Akbar walilahil hamdu". Gema takbir berkumandang dari dua kota suci, Makkah al Mukaramah dan Madinah al Munawarah Arab Saudi. Jutaan umat muslim dari berbagai belahan dunia menggemakan takbir sebagai tanda 1 Syawwal 1432 H telah tiba. Selepas salat Isya berjamaah, umat muslim di Masjid Nabawi Madinah dan Masjidil Haram Makkah terus menyerukan lantunan takbir.

Hal ini seperti yang dituturkan warga Indonesia dari Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Asmar Nasution. Selama hampir 16 tahun bermukim di kota Makkah Arab Saudi, Asmar mengatakan kegembiraannya. Di Makkah, lanjut dia, suara takbir terus bergema. "Alhamdulillah saya bergembira karena saat ini sudah takbir. Selepas solat Isya pukul 20.54 waktu Saudi, para jamaah terus mengumandangkan takbir tanpa henti-hentinya," ujar Asmar Nasution kepada Tribun, Selasa (30/8/2011) pukul 01.30 WIB.

Menurut dia, setelah takbir berkumandang, jamaah tidak lagi melaksanakan solat sunah Tarawih berjamaah seperti malam-malam sebelumnya. Sebagian dari mereka melakukan ibadah secara individual, seperti tadarus Al Quran, zikir, solat sunah, atau ibadah lainnya. "Jamaah tetap bertahan di dalam Masjidil Haram untuk bertakbir, namun ada juga yang melakukan ibadah sunah seperti tadarus Alquran, thawaf (mengelilingi Ka'bah), solat sunah, dan sebagainya," tambah Asmar Nasution.

Menurut dia, ketetapan 1 Syawwal 1432 Hijriah sudah diumumkan oleh Raja Pemerintahan Kerajaan Saudi Arabia, Malik Abdul Azis, Senin (29/8/2011). Pengumuman itu disiarkan langsung melalui dua stasiun televisi, King Saudi Arabia 1 (Makkah) dan King Saudi Arabia 2 (Madinah). Hal senada juga dikatakan Muhammad Nuruddin, mahasiswa asal Lombok Indonesia yang kini sedang mengenyam pendidikan di Makkah. Kata dia, setelah ada ketetapan resmi, seluruh umat muslim di Makkah dan Madinah tidak lagi melakukan puasa Ramadan.

"Senin 29 Agustus 2011 selepas salat Maghrib, Raja Malik Abdul Azis mengumumkan 1 Idul Fitri yang bertepatan dengan hari Selasa 30 Agustus 2011. Jadi hari ini tidak ada lagi solat sunah Tarawih. Begitu juga di Masjid Nabawi Madinah kegiatan serupa juga dilakukan seperti halnya di Makkah," jelas Muhammad Nuruddin saat dihubungi. Selepas pelaksanaan solat Isya di Makkah dan Madinah, Tribun juga melakukan pengamatan. Yakni melalui parabola dari dua stasiun televisi, King Saudi Arabia 1 dan King Saudi Arabia 1. Seusai solat Isya, memang tidak ada lagi solat sunah Tarawih yang dilakukan secara berjamaah seperti malam sebelumnya.

Dari hasil pengamatan yang ada, para jamaah terus menggemakan takbir jika 1 Syawal 1432 Hijriah sudah tiba (Selasa, 30 Agustus 2011) . Bahkan saking gembiranya, beberapa jamaah terlihat melambai-lambaikan tangan dan tersenyum saat kamera menyoroti wajah mereka. (http://bangka.tribunnews.com/2011/08/30/mekah-tetapkan-lebaran-selasa-30-agustus-2011)

Kaum Muslim di Amerika Utara dan Eropa merayakan Idul Fitri, yang menandai akhir bulan suci Ramadan, pada Selasa, 30 Agustus 2011, menurut perhitungan astronomi. “Bulan baru menurut perhitungan astronomis adalah tanggal 29 Agustus 2011 (Senin) jam 03:04 Universal Time (6:04 waktu Makkah),” kata Dewan Fiqih Amerika Utara (FCNA) dalam sebuah pernyataan yang diperoleh OnIslam.net (28/8). “Pada hari Senin, 29 Agustus matahari terbenam di Makkah adalah 06:40 waktu setempat, sementara bulan terbit adalah pada 6:44 waktu setempat.”

“Oleh karena itu, hari pertama bulan Syawal, yaitu Idul Fitri, adalah hari Selasa, 30 Agustus, insya Allah.” Dewan Eropa untuk Fatwa dan Penelitian juga telah mengumumkan bahwa Idul Fitri akan pada hari Selasa, 30 Agustus. FCNA telah menepis keraguan mengenai tanggal Idul Fitri. “Dewan Fiqih Amerika Utara mengakui perhitungan astronomi sebagai metode yang diterima syariah untuk menentukan awal bulan Hijriyah, termasuk bulan Ramadan dan Syawal, ” kata FCNA dalam sebuah pernyataan. “FCNA menggunakan Mekah Al-Mukarrama sebagai titik konvensional dan mengambil posisi yang bersamaan harus terjadi sebelum matahari terbenam di Makkah dan bulan harus menetapkan setelah matahari terbenam di Makkah.”

Dewan membantah bahwa bulan baru bulan Syawal tidak akan terlihat pada Senin, 29 Agustus di mana saja di dunia. “Di Amerika Serikat kelahiran bulan baru astronomi adalah pada 28 Agustus 2011 (Minggu) di 11:04 (New York), pada 08:04 (California) dan 5:04 (Hawaii),” katanya. “Pada hari Senin, 29 Agustus, Bulan Sabit akan menetapkan 13 menit setelah matahari terbenam di San Diego, California, dan 28 menit setelah matahari terbenam di Honolulu, Hawaii.” “Pada Senin 29 Agustus, Bulan Sabit harus terlihat di Hawaii oleh teropong dan teleskop dan di Amerika Selatan dengan mata telanjang,” kata FCNA. “Bulan Sabit Syawal hari Senin 29 Agustus diterima sesuai dengan syari’at untuk mereka yang mengakui penampakan global seperti yang juga diterima sesuai dengan kriteria yang diadopsi oleh Dewan Fiqih Amerika Utara.” (http://ddhongkong.org/2011/08/amerika-dan-eropa-idulfitri-selasa-30-agustus/)

Dalam kehidupan beragama banyak yang tidak sepenuhnya zakat, misal pada saat penyelengaraan baju, zakat. "Fikih memang memberi ruang untuk sesuatu yang berbeda. Kebersamaan semacam ini penting. Tidak perlu saling mencaci. Malah menguatkan, semangat Bhinneka Tunggal Ika”. Perbedaan semacam ini semoga tidak menimbulkan perpecahan dan merusak umat, karena semua ini adalah memang dari upaya maksimal berdasar ketentuan Allah untuk menghadirkan Idul Fitri, namun justru sebaliknya, penetapan hasanah fikih yang tidak sama semoga bisa mendewasakan umat.

Markas HW Klaten terletak di sangkal putung (Komplek STAIM Klaten / Barat GOR Gelarsena Klaten). Selasa, 30 Agustus 2011 masyarakat di area Markas HW telah melaksanakan Sholat Id disepanjang jalan dari Terminal Klaten hingga Komplek STAIM Klaten. Keluarga Besar Kwarda HW Klaten mengucapkan : "Taqobbalallahumina waminkum" Mohon Maaf Lahir dan Bathin, Semoga Allah memberi Ampunan kepada kita semua . Amien.
Baca selengkapnya ...

Kamis, 25 Agustus 2011

Ikrar Halal bi Halal

Tak terasa waktu terasa begitu cepat melaksanakan puasa. Rasa berat hati meninggalkan bulan yang penuh dengan barokah ini yakni bulan ramadhan. Tibalah saatnya dipuncak dari sebuah perjuangan selama 30 hari berpuasa yaitu hari raya idul fitri. Semoga di hari yang fitri ini kita semua kembali fitroh, sehingga siap untuk melaksanakan hidup yang baru dengan suasana, catatan yang serba baru. Semoga tahun depan semakin lebih baik.




IKRAR HALAL BI HALAL




أَعُوْذُ بِاللِه مِنَ الشََّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ








Ya Allah yang Maha Pemurah dan Maha Pengampun,


Terimalah segala amal sholeh kami, ampunilah segala dosa dan kesalahan kami.



Kami keluarga besar Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kabupaten Klaten yang hadir pada acara ini, menyadari dan mengakui dengan tulus ikhlas, bahwa kami telah berbuat khilaf, kurang, dan salah baik yang disengaja maupun tidak, baik secara pribadi maupun organisasi. Oleh karena itu maka kami saling meminta dan memberi maaf.



Dengan iringan doa semoga Allah mengampuni dosa – dosa kita dan menerima amal sholeh kita. Semoga kita termasuk orang-orang yang takwa. Amien.




Baca selengkapnya ...

Sabtu, 20 Agustus 2011

Muhammadiyah

Mereview kembali artikel lama untuk menyegarkan kembali ghirah perjuangan :). Muhammadiyah adalah sebuah organisasi Islam yang besar di Indonesia. Nama organisasi ini diambil dari nama Nabi Muhammad SAW, sehingga Muhammadiyah juga dapat dikenal sebagai orang-orang yang menjadi pengikut Nabi Muhammad SAW.

Tujuan utama Muhammadiyah adalah mengembalikan seluruh penyimpangan yang terjadi dalam proses dakwah. Penyimpangan ini sering menyebabkan ajaran Islam bercampur-baur dengan kebiasaan di daerah tertentu dengan alasan adaptasi. Gerakan Muhammadiyah berciri semangat membangun tata sosial dan pendidikan masyarakat yang lebih maju dan terdidik. Menampilkan ajaran Islam bukan sekadar agama yang bersifat pribadi dan statis, tetapi dinamis dan berkedudukan sebagai sistem kehidupan manusia dalam segala aspeknya. Akan tetapi, ia juga menampilkan kecenderungan untuk melakukan perbuatan yang ekstrem.

Dalam pembentukannya, Muhammadiyah banyak merefleksikan kepada perintah-perintah Al Quran, diantaranya surat Ali Imran ayat 104 yang berbunyi: Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. Ayat tersebut, menurut para tokoh Muhammadiyah, mengandung isyarat untuk bergeraknya umat dalam menjalankan dakwah Islam secara teorganisasi, umat yang bergerak, yang juga mengandung penegasan tentang hidup berorganisasi. Maka dalam butir ke-6 Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah dinyatakan, melancarkan amal-usaha dan perjuangan dengan ketertiban organisasi, yang mengandung makna pentingnya organisasi sebagai alat gerakan dahwah.

Organisasi Muhammadiyah didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan di Kampung Kauman Yogyakarta pada tanggal 18 November 1912 (8 Dzulhijjah 1330 H).[1]

Persyarikatan Muhammadiyah didirikan untuk mendukung usaha KH Ahmad Dahlan untuk memurnikan ajaran Islam yang dianggap banyak dipengaruhi hal-hal mistik. Kegiatan ini pada awalnya juga memiliki basis dakwah untuk wanita dan kaum muda berupa pengajian Sidratul Muntaha. Selain itu peran dalam pendidikan diwujudkan dalam pendirian sekolah dasar dan sekolah lanjutan, yang dikenal sebagai Hooge School Muhammadiyah dan selanjutnya berganti nama menjadi Kweek School Muhammadiyah (sekarang dikenal dengan Madrasah Mu'allimin _khusus laki-laki, yang bertempat di Patangpuluhan kecamatan Wirobrajan dan Mu'allimaat Muhammadiyah_khusus Perempuan, di Suronatan Yogyakarta).

Pada masa kepemimpinan Ahmad Dahlan (1912-1923), pengaruh Muhammadiyah terbatas di karesidenan-karesidenan seperti: Yogyakarta, Surakarta, Pekalongan, dan Pekajangan, daerah Pekalongan sekarang. Selain Yogya, cabang-cabang Muhammadiyah berdiri di kota-kota tersebut pada tahun 1922. Pada tahun 1925, Abdul Karim Amrullah membawa Muhammadiyah ke Sumatera Barat dengan membuka cabang di Sungai Batang, Agam. Dalam tempo yang relatif singkat, arus gelombang Muhammadiyah telah menyebar ke seluruh Sumatera Barat, dan dari daerah inilah kemudian Muhammadiyah bergerak ke seluruh Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan. Pada tahun 1938, Muhammadiyah telah tersebar keseluruh Indonesia. (wikipedia)
Baca selengkapnya ...

Rabu, 17 Agustus 2011

Dirgahayu HUT RI ke 66 di Klaten

MERDEKA !!!! Teriakan penuh semangat terlontar berkali kali dari tengah lapangan. 17 Agustus 2011 Bangsa Indonesia merayakan Hari Ulang Tahun yang ke 66. Di setiap lapangan-lapangan besar di Klaten pada khususnya bahkan di seluruh Indonesia juga ramai dengan agenda upacara, baik di pagi hari maupun sore hari dalam rangka HUT RI ke 66 pengibaran bendera dipagi hari dan penurunan bendera di sore hari.

Suasana upacara semarak dilaksanakan di klaten sebagai media berkumpul, menunjukkan bangsa Indonesia yang telah merdeka. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan. Hal ini telah ditunjukkan dengan berkumpulnya masyarakat Klaten dari berbagai lapisan untuk upacara khidmad hening cipta mendoakan arwah para pahlawan yang telah berjuang memperjuangkan kemerdekaan negeri ini.

Teks Praklamasi yang dibacakan pada setiap upacara HUT RI :
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l.,
diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta

Hizbul Wathan sebagai salah satu organisasi kepanduan tertua di Indonesia yang telah melahirkan Jenderal Sudirman, juga andil besar dalam kemerdekaan ini. Sepantasnya semangat juang, rela berkorban, dan terus menegakkan keutuhan Bangsa Indonesia juga tertanam di Sudirman - Sudirman baru yakni di jiwa Pandu Hizbul Wathan sekarang ini. Mari para Pimpinan Hizbul Wathan di seluruh Indonesia untuk terus berkarya, mencetak sudirman-sudirman baru dengan menggiatkan kembali bentuk-bentuk latihan kedisiplinan seperti yang telah di terapkan Jenderal Sudirman dalam aplikasi penegakan Negara Republik Indonesia, kegiatan yang menarik, menantang dalam menggali mental dan menyenangkan. Yang tak kalah utama adalah tetap istiqomah berpegang teguh Al Islam dan As Sunah. Insya Allah disini akan lahir pemimpin-pemimpin untuk bangsa Indonesia yang akan datang. Amien Ya Rabbal 'Alamien. Salam HW !!!!
Baca selengkapnya ...

Sabtu, 13 Agustus 2011

HUT Pramuka ke 50 Tahun 2011

14 Agustus menjadi sebuah moment tersendiri bagi PRAMUKA "Praja Muda Karana", sebuah pandu hasil peleburan pandu-pandu di Indonesia tahun 1961. Tak dapat dipungkiri bahwa Hizbul Wathan telah sekian lama (kurang lebih 37 tahun) berada di dalam tubuh PRAMUKA. Ini menjadi bukti bahwa di sebagian jati diri HW juga ada jiwa pramuka yakni JIWA SEORANG PANDU.

Hari ini Ahad, 14 Agustus 2011 saudara kita PRAMUKA merayakan MILAD (Hari Ulang Tahun) yang ke 50, sebuah moment tersendiri bagi HW. Semoga di moment ini bagi PRAMUKA menjadi lebih maju bersama mencetak calon pemimpin-pemimpin bangsa yang handal dan tangguh. Banyak di lapangan-lapangan Klaten terlihat aktifitas upacara untuk merayakan HUT PRAMUKA ke 50 ini. Beberapa kawan juga menyampaikan dalam rangka HUT PRAMUKA ini juga mengadakan bakti sosial. Semangat kawan dan SALAM PANDU !!! :D



Gambar Lama




Gambar Usulan 




Baca selengkapnya ...

Sabtu, 06 Agustus 2011

Gagalnya Ibadah Ramadhan

Di bulan Ramadhan, pintu neraka ditutup dan pintu surga dibuka lebar-lebar. Banyak orang yang mendapatkan kemuliaan dan berkahnya ramadhan, namun banyak pula orang gagal mendapatkan kemuliaannya tersebut. Di bawah ini kiat-kiat menghindari gagalnya Ramadhan :

1. Kurang melakukan persiapan di bulan Syaban.
Misalnya, tidak tumbuh keinginan melatih bangun malam dengan shalat tahajjud. Begitupun tidak melakukan puasa sunnah Syaban, sebagaimana telah disunnahkan Rasulullah Shallallaahu alaihi wa sallam. Dalam hadits Bukhari dan Muslim, dari Aisyah Radhiallaahu anha berkata, “Saya tidak pernah melihat Rasulullah berpuasa sebulan penuh selain di bulan Ramadhan, dan saya tidak pernah melihat beliau banyak berpuasa selain di bulan Syaban.”

2. Gampang mengulur shalat fardhu.
“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka kelak mereka akan menemui kesesatan kecuali orang-orang yang bertaubat dan beramal shalih” (Maryam: 59).
Menurut Said bin Musayyab, yang dimaksud dengan tarkush-shalat (meninggalkan shalat) ialah tidak segera mendirikan shalat tepat pada waktunya. Misalnya menjalankan shalat zhuhur menjelang waktu ashar, ashar menjelang maghrib, shalat maghrib menjelang isya, shalat isya menjelang waktu subuh serta tidak segera shalat subuh hingga terbit matahari. Orang yang bershiyam Ramadhan sangat disiplin menjaga waktu shalat, karena nilainya setara dengan 70 kali shalat fardhu di bulan lain.

3. Malas menjalankan ibadah-ibadah sunnah.
Termasuk di dalamnya menjalankan ibadah shalatul-lail. Mendekatkan diri kepada Allah dengan melaksanakan ibadah-ibadah sunnah merupakan ciri orang yang shalih.
“Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang bersegera dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu kepada Kami” (Al-Anbiya:90).
Dan hamba-Ku masih mendekatkan diri kepada-Ku dengan ibadah-ibadah sunnah, sampai Aku mencintainya. (Hadits Qudsi)

4. Kikir dan rakus pada harta benda.
Takut rugi jika mengeluarkan banyak infaq dan shadaqah adalah tandanya. Salah satu sasaran utama shiyam agar manusia mampu mengendalikan sifat rakus pada makan minum maupun pada harta benda, karena ia termasuk sifat kehewanan (Bahimiyah). Cinta dunia serta gelimang kemewahan hidup sering membuat manusia lupa akan tujuan hidup sesungguhnya.
Mendekat kepada Allah Subhaanahu wa ta’ala, akan menguatkan sifat utama kemanusiaan (Insaniyah).

5. Malas membaca Al-Qur’an.
Ramadhan juga disebut Syahrul Qur’an, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an. Orang-orang shalih di masa lalu menghabiskan waktunya baik siang maupun malam Ramadhan untuk membaca Al-Qur’an. Ibadah ummatku yang paling utama adalah pembacaan Al-Qur’an (HR Baihaqi).
Ramadhan adalah saat yang tepat untuk menimba dan menggali sebanyak mungkin kemuliaan Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup. Kebiasaan baik ini harus nampak berlanjut setelah Ramadhan pergi, sebagai tanda keberhasilan latihan di bulan suci.

6. Mudah mengumbar amarah.
Ramadhan adalah bulan kekuatan. Nabi Saw bersabda : “Orang kuat bukanlah orang yang selalu menang ketika berkelahi. Tapi orang yang kuat adalah orang yang bisa menguasai diri ketika marah.”
Dalam hadits lain beliau bersabda : “Puasa itu perisai diri, apabila salah seorang dari kamu berpuasa maka janganlah ia berkata keji dan jangan membodohkan diri. Jika ada seseorang memerangimu atau mengumpatmu, maka katakanlah sesesungguhnya saya sedang berpuasa” (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah).

7. Gemar bicara sia-sia dan dusta.
“Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dusta perbuatan Az-Zur, maka Allah tidak membutuhkan perbuatan orang yang tidak bersopan santun, maka tiada hajat bagi Allah padahal dia meninggalkan makan dan minumnya” (HR Bukhari dari Abu Hurairah).
Kesempatan Ramadhan adalah peluang bagi kita untuk mengatur dan melatih lidah supaya senantiasa berkata yang baik-baik. Umar ibn Khattab Ra berkata : Puasa ini bukanlah hanya menahan diri dari makan dan minum saja, akan tetapi juga dari dusta, dari perbuatan yang salah dan tutur kata yang sia-sia (Al Muhalla VI: 178).
Ciri orang gagal memetik buah Ramadhan kerap berkata di belakang hatinya. Kalimat-kalimatnya tidak ditimbang secara masak : Bicara dulu baru berpikir, bukan sebaliknya, berpikir dulu, disaring, baru diucapkan.

8. Memutuskan tali silaturrahim.
Ketika menyambut datangnya Ramadhan Rasulullah Saw bersabda : “Barangsiapa menyambung tali persaudaraan (silaturrahim) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya”. Puasa mendidik pribadi-pribadi untuk menumbuhkan jiwa kasih sayang dan tali cinta.
Pelaku shiyam jiwanya dibersihkan dari kekerasan hati dan kesombongan, diganti dengan perangai yang lembut, halus dan tawadhu. Apabila ada atau tidak adanya Ramadhan tidak memperkuat hubungan kekeluargaan dan persaudaraan, itu tanda kegagalan.

9. Menyia-nyiakan waktu.
Al-Qur’an mendokumentasikan dialog Allah SWT dengan orang-orang yang menghabiskan waktu mereka untuk bermain-main. Allah bertanya : “Berapa tahunkan lamanya kamu tinggal di bumi ?.” Mereka menjawab : “Kami tinggal di bumi sehari atau setengah hari. Maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.” Allah berfirman : “Kamu tidak tingal di bumi melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui. “Maka apakah kamu mengira sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami ?. Maka Maha Tinggi Allah, Raja Yang sebenarnya; tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Dia, Tuhan yang mempunyai Arsy yang mulia” (Al-Mu’minun: 112-116).
Termasuk gagal dalam ber-Ramadhan orang yang lalai atas karunia waktu dengan melakukan perbuatan sia-sia, kemaksiatan, dan hura-hura. Disiplin waktu selama Ramadhan semestinya membekas kuat dalam bentuk cinta ketertiban dan keteraturan.

10. Labil dalam menjalani hidup.
Labil alias perasaan gamang, khawatir, risau, serta gelisah dalam menjalani hidup juga tanda gagal Ramadhan. Pesan Rasulullah SAW : ‘Sesungguhnya telah datang bulan Ramadhan yang penuh berkah. Allah telah memfardhukan atas kamu berpuasa di dalamnya. Dibuka semua pintu surga, dikunci semua pintu neraka dan dibelenggu segala syetan. Di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa tiada diberikan kebajikan malam itu, maka sungguh tidak diberikan kebajikan atasnya’ (HR Ahmad, Nasa’i, Baihaqi dari Abu Hurairah)
Bila seseorang meraih berkah bulan suci ini, jiwanya mantap, hatinya tenteram, perasaannya tenang dalam menghadapi keadaan apapun.

11. Tidak bersemangat mensyiarkan Islam.
Salah satu ciri utama alumnus Ramadhan yang berhasil ialah tingkat taqwa yang meroket. Dan setiap orang yang ketaqwaannya semakin kuat ialah semangat mensyiarkan Islam. Berbagai kegiatan amar ma’ruf nahiy munkar dilakukannya, karena ia ingin sebanyak mungkin orang merasakan kelezatan iman sebagaimana dirinya. Jika semangat ini tak ada, gagal lah Ramadhan seseorang.

12. Khianat terhadap amanah.
Shiyam adalah amanah Allah yang harus dipelihara (dikerjakan) dan selanjutnya dipertanggung-jawabkan di hadapan-Nya kelak. Shiyam itu ibarat utang yang harus ditunaikan secara rahasia kepada Allah.
Orang yang terbiasa memenuhi amanah dalam ibadah sir (rahasia) tentu akan lebih menepati amanahnya terhadap orang lain, baik yang bersifat rahasia maupun yang nyata. Sebaliknya orang yang gagal Ramadhan mudah mengkhianati amanah, baik dari Allah maupun dari manusia.

13. Rendah motivasi hidup berjama’ah.
Frekuensi shalat berjama’ah di masjid meningkat tajam selama Ramadhan. Selain itu, lapar dan haus menajamkan jiwa sosial dan empati terhadap kesusahan sesama manusia, khususnya sesama Muslim. Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang berjuang secara berjama’ah, yang saling menguatkan.
“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam saatu barisan yang teratur, seakan-akan mereka seperti bangunan yang tersusun kokoh” (Ash-Shaf: 4). Ramadhan seharusnya menguatkan motivasi untuk hidup berjama’ah.

14. Tinggi ketergantungannya pada makhluk.
Hawa nafsu dan syahwat yang digembleng habis-habisan selama bulan Ramadhan merupakan pintu utama ketergantungan manusia pada sesama makhluk. Jika jiwa seseorang berhasil merdeka dari kedua mitra syetan itu setelah Ramadhan, maka yang mengendalikan dirinya adalah fikrah dan akhlaq. Orang yang tunduk dan taat kepada Allah lebih mulia dari mereka yang tunduk kepada makhluk.

15. Malas membela dan menegakkan kebenaran.
Sejumlah peperangan dilakukan kaum Muslimin melawan tentara-tentara kafir berlangsung di bulan Ramadhan. Kemenangan Badar yang spektakuler itu dan penaklukan Makkah (Futuh Makkah) terjadi di bulan Ramadhan. Di tengah gelombang kebathilan dan kemungkaran yang semakin berani unjuk gigi, para alumni akademi Ramadhan seharusnya semakin gigih dan strategis dalam membela dan menegakkan kebenaran. Jika bulan suci ini tidak memberi bekal perjuangan baru yang bernilai spektakuler, maka kemungkinan besar ia telah meninggalkan kita sebagai pecundang.

16. Tidak mencintai kaum dhuafa.
Syahru Rahmah, Bulan Kasih Sayang adalah nama lain Ramadhan, karena di bulan ini Allah melimpahi hamba-hamba-Nya dengan kasih sayang ekstra. Shiyam Ramadhan menanam benih kasih sayang terhadap orang-orang yang paling lemah di kalangan masyarakat. Faqir miskin, anak-anak yatim dan mereka yang hidup dalam kemelaratan. Rasa cinta kita terhadap mereka seharusnya bertambah.
Jika cinta jenis ini tidak bertambah sesudah bulan suci ini, berarti Anda perlu segera instrospeksi.

17. Salah dalam memaknai akhir Ramadhan.
Khalifah Umar ibn Abdul Aziz memerintahkan seluruh rakyatnya supaya mengakhiri puasa dengan memperbanyak istighfar dan memberikan sadaqah, karena istighfar dan sadaqah dapat menambal yang robek-robek atau yang pecah-pecah dari puasa. Menginjak hari-hari berlalunya Ramadhan, mestinya kita semakin sering melakukan muhasabah (introspeksi) diri.
“Wahai orang-orang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” (Al-Hasyr: 18).

18. Sibuk mempersiapkan Lebaran.
Kebanyakan orang semakin disibukkan oleh urusan lahir dan logistik menjelang Iedul Fitri. Banyak yang lupa bahwa 10 malam terakhir merupakan saat-saat genting yang menentukan nilai akhir kita di mata Allah dalam bulan mulia ini. Menjadi pemenang sejati atau pecundang sejati.
Konsentrasi pikiran telah bergeser dari semangat beribadah, kepada luapan kesenangan merayakan Idul Fitri dengan berbagai kegiatan, akibatnya lupa seharusnya sedih akan berpisah dengan bulan mulia ini.

19. Idul Fitri dianggap hari kebebasan.
Secara harfiah makna Iedul Fitri berarti ‘hari kembali ke fitrah’. Namun kebanyakan orang memandang Iedul Fitri laksana hari dibebaskannya mereka dari penjara Ramadhan. Akibatnya, hanya beberapa saat setelah Ramadhan meninggalkannya, ucapan dan tindakannya kembali cenderung tak terkendali, syahwat dan birahi diumbar sebanyak-banyaknya. Mereka lupa bahwa Iedul Fitri seharusnya menjadi hari di mana tekad baru dipancangkan untuk menjalankan peran khalifah dan abdi Allah secara lebih profesional.
Kesadaran penuh akan kehidupan dunia yang berdimensi akhirat harus berada pada puncaknya saat Iedul Fitri, dan bukan sebaliknya.

***Sumber : http://migas-indonesia.net
Baca selengkapnya ...

Senin, 01 Agustus 2011

Download Materi Kultum Ramadhan

Dalam rangka menyambutnya, Bersama Dakwah menyediakan eBook Ceramah Ramadhan dalam format pdf. Selain didedikasikan untuk para muballigh dan dai, eBook Ceramah Ramadhan ini juga perlu dibaca oleh kaum muslimin, khususnya dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi Ramadhan 1431 H atau Ramadhan 2010 ini. Berikut ini tema-tema ceramah Ramadhan yang bisa di-download gratis. Sementara baru tersedia 9 tema ceramah Ramadhan. Semoga seiring berjalannya waktu, bisa tersedia lengkap ceramah Ramadhan 30 hari sebelum Ramadhan 1432 H atau Ramadhan 2011 selesai.

1. Ceramah Ramadhan 1: Perintah Puasa » DOWNLOAD
2. Ceramah Ramadhan 2: Keutamaan Puasa » DOWNLOAD
3. Ceramah Ramadhan 3: Sunnah-sunnah Ramadhan » DOWNLOAD
4. Ceramah Ramadhan 4: Hikmah Puasa » DOWNLOAD
5. Ceramah Ramadhan 5: Orang-orang yang Berhalangan Puasa » DOWNLOAD
6. Ceramah Ramadhan 6: Puasa yang Berkualitas » DOWNLOAD
7. Ceramah Ramadhan 7: Optimalisasi Ramadhan sebagai Syahrut Tarbiyah » DOWNLOAD
8. Ceramah Ramadhan 8: Ramadhan dan Kesabaran » DOWNLOAD
9. Ceramah Ramadhan 9: Memaknai Ramadhan sebagai Bulan Jihad » DOWNLOAD
10. Ceramah Ramadhan 10: Ramadhan Momentum Tepat untuk Taubat » DOWNLOAD
11. Ceramah Ramadhan 11: Qiyamul Lail, Keutamaan dan Pembiasaannya » DOWNLOAD


Semoga eBook Ceramah Ramadhan ini bermanfaat, khususnya untuk Ramadhan 1431 H atau Ramadhan 2010 kali ini. Bila ada link yang error atau kesalahan dalam ebook ini mohon disampaikan melalui komentar di bawah ini.

Dari : Blog


Baca selengkapnya ...

Kamis, 06 Januari 2011

A New Revolution Of Success

Sebuah Revolusi baru untuk kesuksesan lahir batin hidup Anda. “Kesadaran yang menjadikan Kelimpahan melayanimu, Ketidaksadaranmu yang membuatmu terus mengejar Kekayaan”. Di awal penciptaan, tidak ada jarak antara kita dengan Tuhan, namun karena begitu membutanya Cinta kita pada dunia ini, kita semakin tidak menyadari jarak yang terbentang antara kita dengan Tuhan sudah tidak terjangkau lagi oleh penglihatan kita, meskipun sebenarnya jarak itu tetap tidak ada.

“Detik ini di sini saya sedang sukses dan berkelimpahan”, jika kalimat ini adalah suara yang bergema di dalam dirimu, jarak antara kamu dengan Tuhan sudah sangatlah dekat.

Sebuah Buku Karya Ali Waringin, melakukan Revolusi baru menuju kesuksesan lahir dan bathin dalam menjalani kehidupan.

Buku ini berisi :
Kata Pengantar
Terima kasih
1.Kesuksesan
* Anda terlahir di dunia ini bukan untuk meraih kesuksesan
2.Kebahagiaanmu sekarang merupakan kesuksesanmu yang Nyata
* Daya terdahsyat Anda (jalan termudah mewujudkan keinginan Anda)
3.Siapa yang bilang Anda belum sukses?
* Suka cita kehidupan berada dalam penglihatan kesederhanaan
4. Anda sebenarnya selalu menginginkan keajaiban.
* Seluruh kehidupan Adalah sebuah perubahan
* Tindakan keajaiban
5.kebahagiaan penentu kesuksesan
* Kenapa Anda harus bekerja?
6.Di mana pikiranmu sekarang?
* Pikiranmu sebagai penghambat atau pendukung kebahagiaanmu
* Andakah yang berhak atas kekayaan?
* Kelimpahan
* Ketakutanmu penghambat terbesar kebahagiaanmu
7. Sekarang: tempat kesuksesanmu sedang berlangsung
* Pikiran Masa lalu dan masa depan yang menghalangi kesuksesanmu kelihatan.

Ikhlas
* Kenikmatan hidup.
* Bersemangat dengan impian

Resensi :
Judul Buku : A New Revolution Of Success
Penulis : Ali Waringin
Jumlah Halaman : 117
Ukuran : 11, 5 X 16,5 CM
Kategori : Non Fiksi/ Pengembangan Diri dan Inspirational
ISBN : 979-1243-08-4
Harga : Rp. 65.000
Promo : Rp. 50.000,-

Miliki Segera !!!
Contact Person :
Ziie
085725588696
SMS Only
Baca selengkapnya ...

Sabtu, 18 Desember 2010

Muktamar Hizbul Wathan Kedua (2011)

Tibalah saat Kwarpus Hizbul Wathan mengadakan Mukhtamar Hizbul Wathan yang kedua. Acara ini akan di selenggarakan di Jakarta pada tanggal 13 - 16 Januari 2011. Kegiatan diikuti oleh pimpinan - pimpinan Kwarda, Kwarwil HW se Indonesia

Kwarda Klaten akan mengirimkan 10 utusan. Siapakah beliau2 yang akan meluncur ke Jakarta??
Beberapa daftar yang sudah fix antara lain :
Kwarda
1. Drs. Suparlan (Ketua)
2. H. Sukasno (Sekrtetaris)
Sekolah
1. Khamdani (SMK Muhammadiyah Jatinom)
2. Ngatmin (SMK Muhammadiyah 3 Klaten Utara)
3. Giyatno (SMK Muhammadiyah 4 Klaten Tengah)
4. Ismail (SMP Muhammadiyah 1 Klaten)
Dewan Sughli
1. JT. Surya
2. Miftahul Huda

Kegiatan ini berlangsung di Padepokan Pencak Silat TMII diikuti 400 peserta. next updating ..
Baca selengkapnya ...

Sabtu, 21 Agustus 2010

Gempa 21 Agustus 2010

VIVAnews - Gempa berkekuatan besar 5 Skala Richter dirasakan oleh masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu, 21 Agustus 2010 sekitar pukul 18.41 Wib, Sabtu 21 Agustus 2010.



Lokasi gempa berada di 8,3 Lintang Selatan, 110-39 Bujur Timur atau 15 kilometer tenggara Bantul. Serta 24 km Barat daya Wonosari , 26 km Tenggara Yogyakarta, 42 km barat daya Klaten.

Gempa berada di kedalaman 10 kilomoter dari dasar laut. "Saya sendiri sedang mengendarai motor, langsung terbalik," kata Agus, salah satu warga kepada VIVAnews.

Saat ini warga berhamburan keluar rumah dan berteriak-teriak karena saat itu sedang berlangsung berbuka puasa.
Baca selengkapnya ...

Sabtu, 26 Juni 2010

26 Juni 2010 Gerhana Bulan Parsial

26 Juni 2010 terjadi gerhana bulan parsial. Setelah sholat isya di masjid Annur Sangkal Putung, Ust Syahbana (Pimpinan Pondok Muhammadiyah Sangkal Putung) mengundang umat muslim untuk melakukan salat gerhana yang dilanjutkan dengan khotbah mengenai gerhana Bulan.


Gerhana terjadi antara pukul 17.15 WIB hingga 20.00 WIB. Gerhana bulan sebagian hari ini disebut sebagai pendahuluan sebelum terjadi gerhana bulan total yang akan bisa disaksikan di seluruh kawasan Amerika Utara, Desember tahun ini (umi).

Sholat dilaksanakan secara berjamaah. Urutan sholat Gerhana adalah :

[1] Berniat di dalam hati dan tidak dilafadzkan karena melafadzkan niat termasuk perkara yang tidak ada tuntunannya dari Nabi kita shallallahu ’alaihi wa sallam dan beliau shallallahu ’alaihi wa sallam juga tidak pernah mengajarkannya lafadz niat pada shalat tertentu kepada para sahabatnya.
[2] Takbiratul ihram yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa.
[3] Membaca do’a istiftah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaherkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah:

جَهَرَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – فِى صَلاَةِ الْخُسُوفِ بِقِرَاءَتِهِ
”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam menjaherkan bacaannya ketika shalat gerhana.” (HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901)
[4]Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya.
[5]Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal) sambil mengucapkan ’SAMI’ALLAHU LIMAN HAMIDAH, RABBANA WA LAKAL HAMD’
[6]Setelah i’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama.
[7]Kemudian ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya.
[8]Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal).
[9]Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali.
[10]Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya.
[11]Salam.
[12]Setelah itu imam menyampaikan khutbah kepada para jama’ah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdo’a, beristighfar, sedekah, dan membebaskan budak. (Lihat Zaadul Ma’ad, Ibnul Qayyim, 349-356, 

Darul Fikr dan Shohih Fiqih Sunnah, 1/438)
Nasehat Terakhir


Saudaraku, takutlah dengan fenomena alami ini. Sikap yang tepat ketika fenomena gerhana ini adalah takut, khawatir akan terjadi hari kiamat. Bukan kebiasaan orang seperti kebiasaan orang sekarang ini yang hanya ingin menyaksikan peristiwa gerhana dengan membuat album kenangan fenomena tersebut, tanpa mau mengindahkan tuntunan dan ajakan Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika itu. Siapa tahu peristiwa ini adalah tanda datangnya bencana atau adzab, atau tanda semakin dekatnya hari kiamat.
Lihatlah yang dilakukan oleh Nabi kita shallallahu ’alaihi wa sallam:

عَنْ أَبِى مُوسَى قَالَ خَسَفَتِ الشَّمْسُ فِى زَمَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- فَقَامَ فَزِعًا يَخْشَى أَنْ تَكُونَ السَّاعَةُ حَتَّى أَتَى الْمَسْجِدَ فَقَامَ يُصَلِّى بِأَطْوَلِ قِيَامٍ وَرُكُوعٍ وَسُجُودٍ مَا رَأَيْتُهُ يَفْعَلُهُ فِى صَلاَةٍ قَطُّ ثُمَّ قَالَ « إِنَّ هَذِهِ الآيَاتِ الَّتِى يُرْسِلُ اللَّهُ لاَ تَكُونُ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ وَلَكِنَّ اللَّهَ يُرْسِلُهَا يُخَوِّفُ بِهَا عِبَادَهُ فَإِذَا رَأَيْتُمْ مِنْهَا شَيْئًا فَافْزَعُوا إِلَى ذِكْرِهِ وَدُعَائِهِ وَاسْتِغْفَارِهِ ».
Abu Musa Al Asy’ari radhiyallahu ‘anhu menuturkan, ”Pernah terjadi gerhana matahari pada zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Nabi lantas berdiri takut karena khawatir akan terjadi hari kiamat, sehingga beliau pun mendatangi masjid kemudian beliau mengerjakan shalat dengan berdiri, ruku’ dan sujud yang lama. Aku belum pernah melihat beliau melakukan shalat sedemikian rupa.”
Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam lantas bersabda,”Sesungguhnya ini adalah tanda-tanda kekuasaan Allah yang ditunjukkan-Nya. Gerhana tersebut tidaklah terjadi karena kematian atau hidupnya seseorang. Akan tetapi Allah menjadikan demikian untuk menakuti hamba-hamba-Nya. Jika kalian melihat sebagian dari gerhana tersebut, maka bersegeralah untuk berdzikir, berdo’a dan memohon ampun kepada Allah.” (HR. Muslim no. 912)
An Nawawi rahimahullah menjelaskan mengenai maksud kenapa Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam takut, khawatir terjadi hari kiamat. Beliau rahimahullah menjelaskan dengan beberapa alasan, di antaranya:
Gerhana tersebut merupakan tanda yang muncul sebelum tanda-tanda kiamat seperti terbitnya matahari dari barat atau keluarnya Dajjal. Atau mungkin gerhana tersebut merupakan sebagian tanda kiamat. (Lihat Syarh Muslim, 3/322)
Hendaknya seorang mukmin merasa takut kepada Allah, khawatir akan tertimpa adzab-Nya. Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam saja sangat takut ketika itu, padahal kita semua tahu bersama bahwa beliau shallallahu ’alaihi wa sallam adalah hamba yang paling dicintai Allah. Lalu mengapa kita hanya melewati fenomena semacam ini dengan perasaan biasa saja, mungkin hanya diisi dengan perkara yang tidak bermanfaat dan sia-sia, bahkan mungkin diisi dengan berbuat maksiat. Na’udzu billahi min dzalik.
*******
Demikian penjelasan yang ringkas ini. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi seluruh kaum muslimin. Semoga kaum muslimin yang lain juga dapat mengetahui hal ini.
Semoga kita selalu mendapatkan ilmu yang bermanfaat, dapat beramal sholih dan semoga kita selalu diberkahi rizki yang thoyib.

Pangukan, Sleman, 25 Muharram 1430 H
Yang selalu mengharapkan ampunan dan rahmat Rabbnya
Muhammad Abduh Tuasikal, ST

Baca selengkapnya ...

Rabu, 06 Januari 2010

Semoga Lekas Sembuh

To : Iwan Satriana ..

Sepenggal doa untuk ibu mu kawan ..

.اللّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَاسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّاَفِي لَاَ شِفَآءَ إِلاَّ شِفآؤكَ شِفآءً لاَ يُغَادِرُ سَقَماً




Artinya: “Ya Allah Tuhan segala manusia, jauhkanlah kesukaran/penyakit itu dan sembuhkanlah ia, Engkaulah yang menyembuhkan, tak ada obat selain obat-Mu, obat yang tidak meninggalkan sakit lagi."



Baca selengkapnya ...

Minggu, 13 September 2009

Penggemar HW Klaten

Kini hadir untuk anda sebuah media untuk forum komunikasi dan info seputar HW klaten yang OL di Facebook [FB] anda. Jangan sungkan sungkan untuk menjadi penggemarnya. Karena anda akan mendapatkan info seputar HW Klaten secara update di Facebook anda. Tentunya ini bagi anda yang sudah punya Facebook lho ..


Untuk mendaftar :
Klik link berikut ini :
Facebook | Hizbul Wathan Klaten




Baca selengkapnya ...

Jumat, 24 Juli 2009

Delapan Pemuda Luar Biasa yang Mengubah Dunia


1. Mark Zuckerberg (kini 25 tahun/asal AS)

Ketika menciptakan situs jejaring sosial Facebook, Mark Zuckerberg baru berusia 19 tahun. Ia membuat Facebook untuk membantu membangun jaringan sosial bagi remaja di kampusnya saat itu, Universitas Harvard, Amerika Serikat.

mark zuckerberg

Kini, Facebook merupakan situs jejaring sosial terbesar kedua setelah MySpace. Di bawah pimpinan Sang Penemu, situs ini terus tumbuh hari demi hari. Jutaan pengguna baru terus mendaftar setiap bulan!


2. Steve Shih Chen (31 tahun/Taiwan-AS), Jawed Karim (30 tahun/Jerman-AS), Chad Hurley (32 tahun/AS)

Keduanya adalah pencipta dari situs "berbagi video online", YouTube. Mereka mendirikan YouTube pada 2005. Ketika itu, Chad berusia 28 tahun dan Steve 27 tahun.

Penemu YouTube

Pada Oktober 2006, YouTube diakuisisi (diambil alih kepemilikannya) oleh Google. Nilainya: 1,65 miliar dollar AS (Rp16,9 triliun).


3. Jerry Yang (40 Tahun/Taiwan-AS) dan David Filo (42 tahun/AS)

Pada tahun 1995, kedua orang ini menemukan Yahoo!, situs mesin pencari kedua terbesar setelah Google. Saat itu, Jerry berusia 26 tahun dan Filo 28 tahun.

Penemu Yahoo!

Tahun lalu, perusahaan raksasa Microsoft sempat ingin membeli Yahoo!. Nilai tawaran yang dibicarakan: 44,6 miliar dollar AS (Rp458,8 triliun). Rencana ini memang batal. Namun, Microsoft dan Yahoo! tidak menampik mengenai kemungkinan kerja sama di masa mendatang.


4. Matt Mullenweg (25 tahun/AS)

Matt Mullenweg adalah pencipta situs penyedia blog gratisan : WordPress. Ia mulai baru berusia 19 tahun ketika mulai menciptakan cikal bakalnya.

matt

WordPress menjadi tenar dalam waktu singkat. Alasannya, situs ini mudah dipakai dan selalu diperbarui. Hingga tahun 2008, tercatat ada 230 juta pengakses tetap dengan 6,5 miliar halaman WordPress yang bisa dilihat. Lalu, ada 35 juta posting baru dengan tambahan rata-rata empat juta posting setiap bulan.

Matt, yang pernah datang ke Jakarta pada Januari 2009 ini mengatakan, ia tidak akan menjual WordPress ke perusahaan besar dengan harga' selangit'. Ia juga bilang, tidak mencari keuntungan dari WordPress. Keuntungan sudah ia dapatkan dari beberapa perusahaan, yang dimilikinya.


5. Tom Anderson (38 tahun/Amerika Serikat)


Tom Anderson merilis MySpace pada bulan Agustus 2003. Ada kesimpang siuran data mengenai usianya saat itu, namun berbagai sumber menyebut Tom berusia kurang dari 30 tahun ketika menciptakan MySpace.

Tom Anderson


Saat ini, MySpace adalah salah satu situs jejaring sosial paling besar di dunia, yang bersaing ketat dengan Facebook. MySpace telah digunakan lebih dari 100 juta orang, dengan pengguna terbesar berasal dari kawasan Amerika Serikat. Kelebihan MySpace terletak pada bidang musik. Ketika fasilitas musik terbaru (yaitu "audio streaming" gratis) diluncurkan pada 25 September 2008, hanya dalam beberapa hari saja, ada miliaran lagu yang didengarkan oleh para penggunanya. Kelebihan ini membuat banyak orang memperkirakan bahwa MySpace bisa mempengaruhi industri musik di internet.


6. Blake Aaron Ross (23 tahun/AS)


Blake Ross adalah pemuda jenius yang menciptakan Mozilla, fasilitas penjelajah internet. Mozilla diluncurkan untuk umum pada November 2004. Saat itu, usia Blake baru 19 tahun!


Blake Ross


Mozilla kemudian digabungkan dengan Firefox, program yang diciptakannya bersama Dave Hyatt. Maka, setelah itu, namanya menjadi Mozilla Firefox. Dengan cepat, Mozilla Firefox diterima para pengguna internet di dunia. Ia, antara lain, dinilai lebih aman dan mudah dipakai (dibandingkan dengan para kompetitornya). Ia juga dinilai mampu merebut sebagian pasar fasilitas penjelajah internet, yang selama ini dikuasai oleh Microsoft Internet Explorer.

Banyak orang memuji kesuksesan Blake Ross. Direktur engineering Yayasan Mozilla, Chris Hoffman, mengatakan, "Dalam dunia ‘Open Source', posisi seseorang tergantung pada keahliannya. Dan Blake Ross memiliki semua keahlian yang dibutuhkan."



7. Pierre Omidyar (41 tahun/Perancis-AS)


Pierre Omidyar merilis eBay pada 4 September 1995. Saat itu, usianya 28 tahun.


Pierre


eBay adalah situs lelang online. Awalnya, Pierre membuat eBay untuk menolong seorang teman dekat yang ingin menjual sebuah produk. Namun, tak lama kemudian, eBay berkembang pesat menjadi lahan bisnis yang amat prospektif. Kini, eBay adalah situs lelang online terbesar di dunia.


Menurut Pierre, dalam sebuah wawancara, kesuksesan eBay tidak lepas dari dua hal. Pertama, kuatnya komunitas penjual dan pembeli, yang jumlahnya mencapai ratusan juta orang. Kedua, nilai-nilai baik yang dianutnya. Dalam bisnis, eBay percaya bahwa pada dasarnya setiap manusia itu baik dan setiap orang memiliki suatu keunggulan yang bisa diberikan kepada orang lain. Selain itu, eBay percaya bahwa kejujuran dan keterbukaan bisa membawa kebaikan pada diri manusia. Maka, aturan "emas" eBay adalah mengakui dan menghormati setiap orang sebagai individu yang unik. eBay pun berharap para anggotanya bisa mengikuti contoh yang diberikan.



8. Larry Page (36 tahun/AS) dan Sergey Brin (35 tahun/AS)


Keduanya merilis Google pada 4 September 1998. Saat itu, mereka baru berusia 25 tahun dan 24 tahun. "Kantor" pertama mereka adalah garasi.


Google, mesin pencari yang bisa menampilkan segala jenis informasi ini, disukai banyak orang - terutama para mahasiswa. Maka, hanya dalam tempo waktu beberapa tahun saja, Google bisa berkembang amat pesat dan meraup keuntungan miliaran dollar AS. Kini, Google bisa disebut sebagai mesin pencari nomor satu di dunia.


larry dan sergey


Kisah sukses Larry Page dan Sergey Brin dalam menciptakan dan mengembangkan Google telah menjadi inspirasi bagi banyak orang muda di dunia ini, khususnya para penggemar teknologi informasi. Mereka berharap bisa membuat program baru yang berguna bagi masyarakat dunia dan menguntungkan dari segi finansial.




Success Story
Senin, 25-Mei-2009; 16:31:48 WIB
Delapan Pemuda Luar Biasa yang Mengubah Dunia

Team Andrie Wongso


"Wahai pemuda pemudi Indonesia,
Mari kita terus berkarya,
Mulai dari dirimu sendiri untuk mengubah dunia,
Jangan sampai dunia mengubahmu"


Zie 25/7/2009

Baca selengkapnya ...

Copyright © 2010 Kwartir Daerah Hizbul Wathan Klaten. All Rights Reserved.